20 February 2014

Reframing

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.
Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu:

"Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan" Ibu itu kemudian menutup matanya.

"Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.
"Sekarang bukalah mata ibu" Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neuro Linguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut REFRAMING, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.

Beberapa contoh pengubahan sudut pandang:

Saya BERSYUKUR;

1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.

2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.

3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.

4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.

5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.

6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.

7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.

8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.

9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.

10. dst, dst, dst...



Sumber : nomor1.tv
Read more »

12 February 2014

Hasil Seleksi CPNS Honorer K2 di Jawa Timur Diumumkan Siang Ini

Liputan6.com, Jakarta : Pemerintah telah mengumumkan kelulusan honorer kategori II (K2) sejak Senin 10 Februari 2014. Pada hari ketiga ini pengumuman hasil CPNS K2 dari Jawa Timur, yang meliputi 39 instansi, yakni Pemprov, 29 kabupaten dan 9 kota sudah bisa dilihat. Dengan demikian, hingga Rabu (12/2/2014) pagi ini sudah ada 16 kementerian/lembaga dan 11 provinsi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, kesebelas provinsi yang sudah diumumkan adalah Jawa Tengah, DIY, DKI Jakarta, Babel, Bengkulu, Kalsel, Kepri, Gorontalo, Bali, dan Jawa Barat serta Jawa Timur. 
 
"Kesebelas provinsi itu meliputi 165 pemda, yakni 11 pemprov, 122 kabupaten, dan 32 kota," kata Herman seperti dikutip dari situs KemenPAN-RB.

Jawa Timur yang meliputi 39 instansi, seluruhnya melaksanakan seleksi tenaga honorer K-II. Dari data kelulusan itu, sebanyak 1.090 orang tenaga honorer kategori II Kota Surabaya yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil. Sementara Kabupaten Banyuwangi, tenaga honorer sebanyak 1.070 orang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sendiri hanya memperoleh 77 orang yang lulus.

Herman menambahkan, setelah Jatim diumumkan, pengumuman kelulusan honorer K2 akan terus digulirkan. “Hari ini masih ada beberapa provinsi yang segera menyusul diumumkan,” ujarnya. (Ndw/Igw)

*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS Honorer K2 2013 silakan klik di  cpns.liputan6.com



Sumber : liputan6.com
Read more »

22 January 2014

Step By Step Konfigurasi Mikrotik untuk akses CCTV DVR Samsung SRD-870D dari Internet dengan ADSL Telkom SPEEDY


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan
Setelah beberapa kali sukses melakukan konfigurasi CCTV DVR dan Mikrotik untuk diakses dari internet, bahkan sudah kita angkat dalam suatu workshop tersendiri maka berikut saya sharing tutorial-nya.

http://thinkxfree.wordpress.com/2012/07/12/special-workshop-mikrotik-port-forwarding-cctv-14-juli-2012/
CCTV DVR yang telah di integrasi dengan Mikrotik, diantaranya mengunakan DVR KGuard Security SHA116 seperti capture dibawah ini :
Mikrotik-and-CCTV-DVR-KGuard-Security-SHA116

Selanjutnya pada artikel ini, saya akan sharing Step By Step Konfigurasi Mikrotik untuk akses CCTV DVR Samsung SRD-870D dari Internet dengan ADSL Telkom SPEEDY. Tentunya setelah kita setting Mikrotik dengan Dial Up PPoE telah selesai kita lakukan agar IP Public Speedy kita ada di Mikrotik seperti pada artikel dibawah ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-installasi-router-mikrotik-dgn-adsl-speedy/
Langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah melakukan konfigurasi DVR dengan IP LAN Static serta memperhatikan Port berapa saja yang digunakan oleh DVR ini. Ikuti seperti gambar dibawah ini :
Capture-DVR-Samsung-SRD-870D-LAN-001
Capture-DVR-Samsung-SRD-870D-LAN-002
Capture-DVR-Samsung-SRD-870D-LAN-003
Masuk ke menu NETWORK lalu pilih Sub menu CONNECTION untuk memberikan IP LAN Static.
Capture-DVR-Samsung-SRD-870D-LAN-004
Masuk ke Sub menu PROTOCOL untuk mengetahui Protocol apa dan Port berapa saja yang digunakan DVR ini. DVR Samsung SRD-870D ini mengunakan Protocol TCP dengan Port : 554-558 serta Protocol UDP dengan Port : 8000-8160.
Capture-DVR-Samsung-SRD-870D-LAN-005


Read more »

Step By Step konfigurasi AutoUpdate IP Public Dynamic dengan FreeDDNS pada Mikrotik Router


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini saya sharing Step By Step konfigurasi AutoUpdate IP Public Dynamic dengan FreeDDNS pada Mikrotik Router. Artikel semacam ini sebetulnya sudah banyak dibuat dan di sharing di Mikrotik Wikipedia, namun saya buat artikel ini untuk memudahkan pemahaman dan memudahkan dalam implementasi-nya.
Latar belakang pembuatan artikel ini adalah karena layanan internet dari Provider Telkom Speedy dan Provider First Media ( dan lain-lain) di Indonesia, hanya memberikan layanan IP Public Dynamic. Sedangkan dengan adanya fasilitas IP Public ini dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memanfaatkan IP Public tersebut untuk berbagai hal fungsional yang lebih bermanfaat lagi.
Kegunaan atau pemanfaatan IP Public tersebut diantaranya kita dapat :
  • Membuat WebServer sendiri,
  • Membuat FTP Server sendiri,
  • Membuat VPN Server sendiri,
  • Membuat IP PBX Server sendiri dan lain-lain .
Sehingga tidak perlu keluar biaya yang lebih banyak untuk layanan hosting. Serta dengan server sendiri ini kita bisa membuat layanan Unlimited bandwith / quota, layanan Webserver unlimited space dan unlimited resource, memudahkan installasi maupun konfigurasi security-nya ( karena bukan shared hosting), dll. Karena untuk hardware-nya kita bisa provide sendiri sesuai keinginan kita dan sesuai budget yang kita miliki.
So… apa saja langkah-langkah agar kita bisa membangun layanan server sendiri tersebut???

1. Kita memiliki layanan Internet dengan IP Public Dynamic ( Speedy, Fastnet, dll ) serta mengunakan Router Mikrotik ( RouterBoard Mikrotik, PC Router Mikrotik, VM Router Mikrotik, dll.
2. Selanjutnya kita melakukan Registrasi di websites : www.changeip.com
Change-IP-Free-DNS-001
3. Setelah melakukan registrasi, kita lakukan Login dan melakukan registrasi nama subdomain untuk menentukan layanan DDNS yang kita inginkan. Pada contoh ini saya memilih subdomain FreeDDNS.com, MyDDNS.com, DynDNSPro.com dengan nama subdomain Thinkxfree.
Change-IP-Free-DNS-002a
Change-IP-Free-DNS-002b
4. Selanjutnya kita klik menu DNS Manager. Dan akan terlihat sejumlah nama Subdomain yang telah kita register.
Change-IP-Free-DNS-002c
Change-IP-Free-DNS-003
6. Selanjutnya jika kita klik menu View Recent DDNS Updates maka akan terlihat IP Public yang sudah di register pada Subdomain tersebut. Nah, IP Public ini kita bisa ganti secara manual ataupun secara otomatis. Jika mau meng-update secara otomatis ada beberapa cara. Yaitu Update via Tools / software DNS Client Updater ataupun mengunakan update via Router.
Change-IP-Free-DNS-004
7. Untuk Update via Tools / software DNS Client Updater, kita bisa download software-nya seperti dibawah ini :
http://www.changeip.com/accounts/download
Change-IP-Free-DNS-005
8. Untuk Updater via router Mikrotik, caranya adalah :
  • Membuat Script HomingBeacon Updater dari menu System Script.
  • Membuat Secheduler yang kita set permenit ( atau sesuka anda ) untuk menjalankan Script HomingBeacon Updater.
9. Dari Mikrotik Winbox, Pilih menu System Script untuk membuat Script HomingBeacon Updater seperti gambar dibawah ini. Lalu kita klik Apply / OK.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-001
10. Selanjutnya dari menu System Secheduler kita buat sebuah sechedule baru yang kita set permenit ( atau sesuka anda ) untuk menjalankan Script HomingBeacon Updater yang telah kita buat tadi.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-002
11. Tentukan nama Sechedule dan interval jalannya Script. Lalu pada pilihan On Event, taruh nama Script yang sudah kita siapkan. Lalu kita klik OK / Apply.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-003
12. Dan selanjutnya kita kita hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-004
13. Selanjutnya kita pantau di ChangeIP.com hasil perubahan dari mikrotik tersebut.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-005
14. Selanjutnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-006
15. Selanjutnya langsung kita test dengan mengakses WebFig via thinkxfree.freeddns.com seperti gambar di bawah ini.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-007
16. Lebih lanjut kita dapat mengakses VPN Server dari Mikrotik kita seperti gambar dibawah ini.
Mikrotik-Change-IP-Dynamic-DNS-009-Setting-VPN
17. Untuk memudahkan anda, silahkan COPY PASTE Script dibawah ini, mudah sekali bukan??? Selamat mencoba… :
# ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
# EDIT KONFIGURASI SESUAI ACCOUNT ANDA
# ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
:global ddnsuser “NathanGR”
:global ddnspass “Password”
:global ddnshost “thinkxfree.freeddns.com”
:global ddnsinterface “SPEEDY”
# ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
# END OF USER DEFINED CONFIGURATION
# ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
:global ddnssystem (“mt-” . [/system package get [/system package find name=system] version] )
:global ddnsip [ /ip address get [/ip address find interface=$ddnsinterface] address ]
:global ddnslastip
:if ([:len [/interface find name=$ddnsinterface]] = 0 ) do={ :log info “DDNS: Gak ada interface dengan nama $ddnsinterface, check konfigurasinya lagi Mas Bro.” }
:if ([ :typeof $ddnslastip ] = “nothing” ) do={ :global ddnslastip 0.0.0.0/0 }
:if ([ :typeof $ddnsip ] = “nothing” ) do={
:log info (“DDNS: Gak ada IP Address di ” . $ddnsinterface . “, check dong Mas Bro.”)
} else={
:if ($ddnsip != $ddnslastip) do={
:log info “DDNS: UPDATE Sukses Mas Bro!”
:log info [ :put [/tool dns-update name=$ddnshost address=[:pick $ddnsip 0 [:find $ddnsip "/"] ] key-name=$ddnsuser key=$ddnspass ] ]
:global ddnslastip $ddnsip
} else={
:log info “DDNS: Gak ada perubahan IP Public Mas Bro.”
}
}




Sumber : thinkxfree.wordpress.com
Read more »

VPN Bantu Tingkatkan Keamanan Koneksi Internet

Untuk sebagian besar orang saat membaca kata VPN (Virtual Private Network), maka yang terpikir dalam benaknya adalah sebuah sistem jaringan yang biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Pemikiran itu tidak benar karena VPN bisa digunakan untuk siapa saja, bahkan untuk individu.
VPN merupakan jaringan komputer yang memanfaatkan komunisi publik untuk melakukan komunikasi data pribadi. Artinya kita memanfaatkan komunikasi internet untuk membentuk satu jaringan komputer sendiri.

Jadi bila Anda mempunyai laptop yang terhubung pada sebuah jaringan komputer, biasanya menggunakan kabel UTP atau koneksi wireless, mempunyai keterbatasan tempat. Bila laptop tersebut keluar dari area tadi maka otomatis lepas dari jaringan Anda tadi. Dengan menggunakan VPN, maka Anda bisa tetap terhubung dengan jaringan komputer Anda.

VPN mengikuti pendekatan klien dan server. VPN klien mengotentifikasi pengguna, enskripsi data, dan sebaliknya mengelola sesi dengan server VPN menggunakan teknik yang disebut tunneling.
VPN klien dan server VPN biasanya digunakan dalam tiga skenario :
  1. Untuk mendukung akses remote ke intranet,
  2. Untuk mendukung koneksi antara intranet dalam satu organisasi,
  3. Untuk menggabungkan dua organisasi jaringan, guna membentuk sebuah extranet.
Manfaat utama dari VPN adalah penggunaan biaya yang relatif lebih rendah diperlukan untuk mendukung teknologi ini dibandingkan dengan alternatif seperti  leased line atau akses remote server. Pengguna biasanya berinteraksi dengan program klien grafis sederhana.  Aplikasi ini mendukung membuat jalur, pengaturan parameter konfigurasi, dan menghubungkan ke dan memutuskan dari server VPN.  Solusinya dengan menggunakan beberapa protokol jaringan yang berbeda, termasuk PPTP, L2TP, IPsec dan SOCKS.

Banyak manfaat dan penggunaan VPN ini, seperti meningkatkan tingkat keamanan saat melakukan browsing di area WiFi publik.  Juga bisa digunakan untuk melakukan remote akses ke komputer pribadi di rumah darimana saja selama ada akses internet.





Read more »

14 January 2014

Cegah Kanker, Makan Pepaya

Jakarta (ANTARA News) - Beberapa buah buahan dikenal memiliki banyak manfaat, sehingga mereka disebut buah super. Kini ada satu buah yang lebih super dan dikenal berguna untuk mencegah kanker, yaitu buah Pepaya.

Pepaya adalah salah satu buah yang mengandung lycophene, yang dikenal sebagai zat yang sangat efektif dalam mencegah dan memerangi penyebaran sel kanker.

Seperti dikutip dari Menshealth, penelitian baru- baru ini menemukan bahwa lycophene menstimulasi tingkat dari sel pertahanan di dalam tubuh untuk melawan kanker. Hal ini bisa mencegah kerusakan DNA dan menghambat penyebaran kanker.

Para peneliti dari dari universitas Florida menemukan bahwa Pepaya efektif sebagai agen anti kanker untuk melawan jenis kanker seperti rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Hasil dari penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Ethnopharmacology.

Hal ini diketahui setelah para peneliti mengadakan pengujian menggunakan teh yang dibuat dari ekstrak daun pepaya kering. Buah itu dikenal bisa meningkatkan zat kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

Dr Nam Dang dari Universitas Florida mengatakan bahwa ekstra pepaya yang diuji di laboratorium ini tak memiliki efek samping beracun terhadap sel yang normal. Sehingga kemungkinannya ia bisa digunakan sebagai obat alternatif. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk menentukan efek yang dihasilkannya jika ia masuk kedalam tubuh.

Dalam hal kandungan lycophene, ternyata Pepaya juga memiliki kandungan lain berupa sumber vitamin C, potasium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan.

Buah buahan lainnya dan sayuran yang mengandung lycophene yang cukup baik adalah tomat, semangka, anggur, dan secara umum makanan yang mengandung lycophene memiliki daging yang penuh warna.(*)




Sumber : www.antaranews.com



Read more »

Operasi Miom Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

Menimbulkan pendarahan. Berbeda dengan kista, pengangkatan miom ketika hamil tidak boleh dilakukan. Karena miom adalah tumor yang terletak pada rahim, sehingga pengangkatan miom jelas menimbulkan pendarahan dan langsung mengganggu rahim serta janin. Pengangkatan miom biasanya dilakukan minimal 3 bulan setelah persalinan, yaitu ketika kondisi rahim sudah kembali seperti semula.

Boleh dilakukan. Ada pengecualian, yaitu pada miom yang mempunyai tangkai dan menimbulkan rasa nyeri yang amat sangat ketika terpuntir. Bisanya operasi yang dilakukan merupakan tindakan gawat darurat yang tidak direncanakan dan hanya dilakukan ketika terjadi kondisi yang disebutkan tadi.



Sumber : www.ayahbunda.co.id
Read more »

Mengenal Miom dan Bahayanya

Miom adalah istilah medis untuk tumor dinding rahim. Asal muasalnya sel otot dibanding rahim, namun berubah menjadi tumor dan menempel di otot dinding rahim tersebut. Berukuran sebesar kacang polong sampai sebutir angggur, miom kenyal dan bisa tumbuh cepat atau lambat, sehingga awalnya satu, lama-lama banyak. Untungnya, menurut medis statistik sebagian besar kasus miom tidak berbahaya, karena jarang berubah menjadi kanker.

Gejala miom. Jika ukurannya kecil, adanya miom di tubuh sulit dideteksi. Namun bisa cukup besar, akan timbuil gejala:
• Nyeri perut atau pinggul.
• Perut tersa penuh dan kadang membesar seperti wanita hamil.
• Nyeri saat bersenggama.
• Gejala anemia karena kehilangan darah haid.
• Sering berkemih karena miom menekan kandung kemih.
• Tekanan pada panggul.
• Gangguan haid seperti tidak teratur, nyeri, dna pendarahan tidak normal (lebih banyak atau lebih lama).

Peluang hamil. Berkurang jika, miom tumbuh di saluran leher rahim, kerena leher rahim menjadi kecil dan menghambat masuknya sperma ke rahim sehingga mempersulit pembuahan. Jadi miom harus dihilangkan dulu. Miom juga akan membuat sulit hamil, jika tumbuh di dinding rahim karena menghambat “penanaman” atau implantasi sel telur yang telah dibuahi di sana.

Hamil dengan miom.
Perlu berhati-hati. Pada trimester pertama ada ancaman keguguran sebab miom yang membesar akan mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim. Bila kehamilan berlanjut, miom dapat mendesak janin sampai plasenta previa (plasenta tumbuh di bawah rahim) dan pendarahan persalinan.

 Baca Juga :
Beda Kista dan Miom
Operasi Miom Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil



Sumber : www.ayahbunda.co.id
Read more »

Apa sih W3C ? (penjelasan W3C / World Wide Web Consortium)

Penjelasan (Apa sih W3C ?)

World Wide Web Consortium (W3C) adalah suatu konsorsium yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar untuk World Wide Web. Spesifikasi teknologi-teknologi utama yang dipakai sebagai basis utama web, seperti URL (Uniform Resource Locator), HTTP (Hypertext Transfer Protocol), dan HTML (HyperText Markup Language) dikembangkan dan diatur oleh badan ini.

Sejarah W3C

W3C dibuat pada 20 Oktober 1994 oleh Tim Berners-Lee, didirikan oleh Massachusetts Institue of Tekchnology (MIT). W3C bekerja dengan komunitas global untuk membuat standard internasional client dan server yang memungkinkan perdagangan dan komunikasi online melalui internet. W3C juga menghasilkan software acuan. W3C Netscape Communications Corporation adalah salah satu anggota pendiri. Konsorsium ini dijalankan oleh MIT LCS, INIRA Institute national the Recherce en Informatique sebuah lembaga peneletian ilmu komputer perancis, bekerja sama dengan CERN Consei Europpen pour le Recherce Nulcleaire, tampat lahirnya Web. W3C didanai oleh industri yang menjadi angggotanya, tetapi produknya tersedia gratis. Direktur W3C adalah tim Berners-Lee yang menemukan world wide web di CERN. W3C (World Wide Web Consortium), standar dari berbagai macam penyedia jasa untuk pembangunan dari teknologi yang berhubungan dengan Web, seperti HTML. W3C bekerja dengan tujuan umum membuat Web dapat diakses oleh semua user (lepas dari batasan budaya, pendidikan, keahlian, lokasi, keadaan lingkungan dan psikososial).

Karena Web begitu penting (meliputi segala aspek), tidak ada satu organisasipun yang dapat berdiri sendiri mengembangkan setiap bagian teknologi itu, W3C memberikan suatu wadah untuk bisa mengembangkan secara bersama. Perusahaan anggota utama dari organisasi itu adalah : IBM,Microsoft, America Online, Apple, Adobe Macromedia, SunMicrosystems selain anggota-anggota tersebut masih banyak lagi lembaga-lembaga baik pemerintahan maupun swasta yang turut andil dalam perkembangan W3C. Satu hal penting yang dilakukan oleh W3C adalah membangun spesifikasi pembangunan Web (yang disebut dengan "Rekomendasi W3C") yang mana mendefinisikan protokol komunikasi (seperti HTML dan XML) serta masih banyak lagi. Dengan adanya rekomendasi baru ini maka para developer perangkat internet seperti web browser harus menyesuaikan agar nantinya fasilitas baru itu dapat digunakan dalam browser mereka. 
 
 
 
Sumber : irpantips4u
Read more »

Complete HTML True Color Chart

Complete HTML True Color Chart; Table of color codes for html documents

Complete HTML True Color Chart

The background color in each cell is produced by the color code shown.
Primary/Main/Basic Colors
000000 000033 000066 000099 0000CC 0000FF
003300 003333 003366 003399 0033CC 0033FF
006600 006633 006666 006699 0066CC 0066FF
009900 009933 009966 009999 0099CC 0099FF
00CC00 00CC33 00CC66 00CC99 00CCCC 00CCFF
00FF00 00FF33 00FF66 00FF99 00FFCC 00FFFF
330000 330033 330066 330099 3300CC 3300FF
333300 333333 333366 333399 3333CC 3333FF
336600 336633 336666 336699 3366CC 3366FF
339900 339933 339966 339999 3399CC 3399FF
33CC00 33CC33 33CC66 33CC99 33CCCC 33CCFF
33FF00 33FF33 33FF66 33FF99 33FFCC 33FFFF
660000 660033 660066 660099 6600CC 6600FF
663300 663333 663366 663399 6633CC 6633FF
666600 666633 666666 666699 6666CC 6666FF
669900 669933 669966 669999 6699CC 6699FF
66CC00 66CC33 66CC66 66CC99 66CCCC 66CCFF
66FF00 66FF33 66FF66 66FF99 66FFCC 66FFFF
990000 990033 990066 990099 9900CC 9900FF
993300 993333 993366 993399 9933CC 9933FF
996600 996633 996666 996699 9966CC 9966FF
999900 999933 999966 999999 9999CC 9999FF
99CC00 99CC33 99CC66 99CC99 99CCCC 99CCFF
99FF00 99FF33 99FF66 99FF99 99FFCC 99FFFF
CC0000 CC0033 CC0066 CC0099 CC00CC CC00FF
CC3300 CC3333 CC3366 CC3399 CC33CC CC33FF
CC6600 CC6633 CC6666 CC6699 CC66CC CC66FF
CC9900 CC9933 CC9966 CC9999 CC99CC CC99FF
CCCC00 CCCC33 CCCC66 CCCC99 CCCCCC CCCCFF
CCFF00 CCFF33 CCFF66 CCFF99 CCFFCC CCFFFF
FF0000 FF0033 FF0066 FF0099 FF00CC FF00FF
FF3300 FF3333 FF3366 FF3399 FF33CC FF33FF
FF6600 FF6633 FF6666 FF6699 FF66CC FF66FF
FF9900 FF9933 FF9966 FF9999 FF99CC FF99FF
FFCC00 FFCC33 FFCC66 FFCC99 FFCCCC FFCCFF
FFFF00 FFFF33 FFFF66 FFFF99 FFFFCC FFFFFF


Secondary/Mixed/Pastel Colors
FF4848 FF68DD FF62B0 FE67EB E469FE
D568FD
9669FE
FF7575 FF79E1 FF73B9 FE67EB E77AFE
D97BFD
A27AFE
FF8A8A FF86E3 FF86C2 FE8BF0 EA8DFE DD88FD AD8BFE
FF9797 FF97E8 FF97CB FE98F1 ED9EFE E29BFD B89AFE
FFA8A8 FFACEC FFA8D3 FEA9F3 EFA9FE E7A9FE C4ABFE
FFBBBB FFACEC FFBBDD FFBBF7 F2BCFE EDBEFE D0BCFE
FFCECE FFC8F2 FFC8E3 FFCAF9 F5CAFF F0CBFE DDCEFF
FFDFDF FFDFF8 FFDFEF FFDBFB F9D9FF F4DCFE E6DBFF
FFECEC FFEEFB FFECF5 FFEEFD FDF2FF FAECFF F1ECFF
FFF2F2 FFFEFB FFF9FC FFF9FE FFFDFF FDF9FF FBF9FF
800080
872187
9A03FE
892EE4
3923D6
2966B8
23819C
BF00BF
BC2EBC
A827FE
9B4EE9
6755E3
2F74D0
2897B7
DB00DB
D54FD5
B445FE
A55FEB
8678E9
4985D6
2FAACE
F900F9
DD75DD
BD5CFE
AE70ED
9588EC
6094DB
44B4D5
FF4AFF DD75DD C269FE
AE70ED
A095EE 7BA7E1 57BCD9
FF86FF E697E6 CD85FE C79BF2 B0A7F1 8EB4E6 7BCAE1
FFA4FF EAA6EA D698FE CEA8F4 BCB4F3 A9C5EB 8CD1E6
FFBBFF EEBBEE DFB0FF DBBFF7 CBC5F5 BAD0EF A5DBEB
FFCEFF F0C4F0 E8C6FF E1CAF9 D7D1F8 CEDEF4 B8E2EF
FFDFFF F4D2F4 EFD7FF EDDFFB E3E0FA E0EAF8 C9EAF3
FFECFF F4D2F4 F9EEFF F5EEFD EFEDFC EAF1FB DBF0F7
FFF9FF FDF9FD FEFDFF FEFDFF F7F5FE F8FBFE EAF7FB
5757FF
62A9FF
62D0FF 06DCFB 01FCEF 03EBA6 01F33E
6A6AFF
75B4FF
75D6FF 24E0FB 1FFEF3 03F3AB 0AFE47
7979FF
86BCFF 8ADCFF 3DE4FC 5FFEF7 33FDC0 4BFE78
8C8CFF 99C7FF 99E0FF 63E9FC 74FEF8 62FDCE 72FE95
9999FF 99C7FF A8E4FF 75ECFD 92FEF9 7DFDD7 8BFEA8
AAAAFF A8CFFF BBEBFF 8CEFFD A5FEFA 8FFEDD A3FEBA
BBBBFF BBDAFF CEF0FF ACF3FD B5FFFC A5FEE3 B5FFC8
CACAFF D0E6FF D9F3FF C0F7FE CEFFFD BEFEEB CAFFD8
E1E1FF DBEBFF ECFAFF C0F7FE E1FFFE BDFFEA EAFFEF
EEEEFF ECF4FF F9FDFF E6FCFF F2FFFE CFFEF0 EAFFEF
F9F9FF F9FCFF FDFEFF F9FEFF FDFFFF F7FFFD F9FFFB
1FCB4A 59955C 48FB0D 2DC800 59DF00 9D9D00 B6BA18
27DE55 6CA870 79FC4E 32DF00 61F200 C8C800 CDD11B
4AE371 80B584 89FC63 36F200 66FF00 DFDF00 DFE32D
7CEB98 93BF96 99FD77 52FF20 95FF4F FFFFAA EDEF85
93EEAA A6CAA9 AAFD8E 6FFF44 ABFF73 FFFF84 EEF093
A4F0B7 B4D1B6 BAFEA3 8FFF6F C0FF97 FFFF99 F2F4B3
BDF4CB C9DECB CAFEB8 A5FF8A D1FFB3 FFFFB5 F5F7C4
D6F8DE DBEADC DDFED1 B3FF99 DFFFCA FFFFC8 F7F9D0
E3FBE9 E9F1EA EAFEE2 D2FFC4 E8FFD9 FFFFD7 FAFBDF
E3FBE9 F3F8F4 F1FEED E7FFDF F2FFEA FFFFE3 FCFCE9
FAFEFB FBFDFB FDFFFD F5FFF2 FAFFF7 FFFFFD FDFDF0
BABA21 C8B400 DFA800 DB9900 FFB428 FF9331 FF800D
E0E04E D9C400 F9BB00 EAA400 FFBF48 FFA04A FF9C42
E6E671 E6CE00 FFCB2F FFB60B FFC65B FFAB60 FFAC62
EAEA8A F7DE00 FFD34F FFBE28 FFCE73 FFBB7D FFBD82
EEEEA2 FFE920 FFDD75 FFC848 FFD586 FFC48E FFC895
F1F1B1 FFF06A FFE699 FFD062 FFDEA2 FFCFA4 FFCEA2
F4F4BF FFF284 FFECB0 FFE099 FFE6B5 FFD9B7 FFD7B3
F7F7CE FFF7B7 FFF1C6 FFEAB7 FFEAC4 FFE1C6 FFE2C8
F9F9DD FFF9CE FFF5D7 FFF2D2 FFF2D9 FFEBD9 FFE6D0
FBFBE8 FFFBDF FFFAEA FFF9EA FFF7E6 FFF4EA FFF1E6
FEFEFA FFFEF7 FFFDF7 FFFDF9 FFFDF9 FFFEFD FFF9F4
D1D17A C0A545
C27E3A
C47557
B05F3C
C17753
B96F6F
D7D78A CEB86C C98A4B
CB876D
C06A45
C98767
C48484
DBDB97 D6C485 D19C67 D29680
C87C5B
D0977B
C88E8E
E1E1A8 DECF9C DAAF85 DAA794 CF8D72 DAAC96 D1A0A0
E9E9BE E3D6AA DDB791 DFB4A4 D69E87 E0BBA9 D7ACAC
EEEECE EADFBF E4C6A7 E6C5B9 DEB19E E8CCBF DDB9B9
E9E9C0 EDE4C9 E9D0B6 EBD0C7 E4C0B1 ECD5CA E6CCCC
EEEECE EFE7CF EEDCC8 F0DCD5 EACDC1 F0DDD5 ECD9D9
F1F1D6 F5EFE0 F2E4D5 F5E7E2 F0DDD5 F5E8E2 F3E7E7
F5F5E2 F9F5EC F9F3EC F9EFEC F5E8E2 FAF2EF F8F1F1
FDFDF9 FDFCF9 FCF9F5 FDFAF9 FDFAF9 FCF7F5 FDFBFB
F70000
B9264F
990099
74138C
0000CE
1F88A7
4A9586
FF2626
D73E68
B300B3
8D18AB
5B5BFF"
25A0C5
5EAE9E
FF5353 DD597D CA00CA
A41CC6
7373FF
29AFD6 74BAAC
FF7373 E37795 D900D9 BA21E0 8282FF 4FBDDD 8DC7BB
FF8E8E E994AB FF2DFF CB59E8 9191FF 67C7E2 A5D3CA
FFA4A4 EDA9BC F206FF CB59E8 A8A8FF 8ED6EA C0E0DA
FFB5B5 F0B9C8 FF7DFF D881ED B7B7FF A6DEEE CFE7E2
FFC8C8 F4CAD6 FFA8FF EFCDF8 C6C6FF C0E7F3 DCEDEA
FFEAEA F8DAE2 FFC4FF EFCDF8 DBDBFF D8F0F8 E7F3F1
FFEAEA FAE7EC FFE3FF F8E9FC EEEEFF EFF9FC F2F9F8
FFFDFD FEFAFB FFFDFF FFFFFF FDFDFF FAFDFE F7FBFA
Read more »

TCP dan UDP (Penjelasan dan Perbedaannya)

1. TCP

Pengertian TCP

Transmission Control Protocol (TCP) adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan). TCP merupakan suatu protokol yang berada di lapisan transpor (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable).
TCP dipakai untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan keandalan data.

 

Awal Keberadaan TCP

Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense) AS akan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yg telah ada. Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dg organisasi peneliti lainnya, dan harus tetap berhubungan sehingga pertahanan negara tetap berjalan selama terjadi bencana, seperti ledakan nuklir. Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP. Di antara tujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
  1. Terciptanya protokol-protokol umum, DoD memerlukan suatu protokol yg dapat ditentukan untuk semua jaringan.
  2. Meningkatkan efisiensi komunikasi data.
  3. Dapat dipadukan dengan teknologi WAN (Wide Area Network) yg telah ada.
  4. Mudah dikonfigurasikan.

Karakteristik TCP

Karakteristik dari TCP antara lain yaitu :
  1. Reliable berarti data ditransfer ke tujuannya dalam suatu urutan seperti ketika dikirim.
  2. Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).
  3. Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk
  4. Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat “macet” jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.
  5. Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)
  6. Mengirimkan paket secara “one-to-one“: hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.

Cara Kerja TCP/IP

Adapun langkah-langkah cara kerja dari protokol TCP/IP ini adalah :
  1. Pertama, datagram dibagi-bagi ke dalam bagian-bagian kecil yang sesuai dengan ukuran bandwith (lebar frekuensi) dimana data tersebut akan dikirimkan.
  2. Pada lapisan TCP, data tersebut lalu “dibungkus” dengan informasi header yang dibutuhkan. Misalnya seperti cara mengarahkan data tersebut ke tujuannya, cara merangkai kembali kebagian-bagian data tersebut jika sudah sampai pada tujuannya, dan sebagainya.
  3. Setelah datagram dibungkus dengan header TCP, datagram tersebut dikirim kepada lapisan IP.
  4. IP menerima datagram dari TCP dan menambahkan headernya sendiri pada datagram tersebut.
  5. IP lalu mengarahkan datagram tersebut ke tujuannya.
  6. Komputer penerima melakukan proses-proses perhitungan, ia memeriksa perhitungan checksum yang sama dengan data yang diterima.
  7. Jika kedua perhitungan tersebut tidak cocok berarti ada error sewaktu pengiriman dan datagram akan dikirimkan kembali.

Kelebihan TCP/IP

Beberapa kelebihan TCP/IP dibandingkan protokol yang lain antara lain:
  1. TCP/IP adalah protokol yang bisa diarahkan. Artinya ia bisa mengirimkan datagram melalui rute-rute yang telah ditentukan sebelumnya. Hal ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada jaringan, serta dapat membantu jika jaringan mengalami kegagalan, TCP/IP dapat mengarahkan data melalui jalur lain.
  2. Memiliki mekanisme pengiriman data yang handal dan efisien.
  3. Bersifat open platform atau platform independent yaitu tidak terikat oleh jenis perangkat keras atau perangkat lunak tertentu.
  4. Karena sifatnya yang terbuka, TCP/IP bisa mengirimkan data antara sistem-sistem komputer yang berbeda yang menjalankan pada sistem-sistem operasi yang berbeda pula.
  5. TCP/IP terpisah dari perangkat keras yang mendasarinya. Protokol ini dapat dijalankan pada jaringan Ethernet, Token ring, X.25, dan bahkan melalui sambungan telepon.
  6. TCP/IP menggunakan skema pengalamatan yang umum, maka semua sistem dapat mengirimkan data ke alamat sistem yang lain.

 

Kegunaan TCP

Beberapa kegunaan dari TCP yaitu :
  1. Menyediakan komunikasi logika antar proses aplikasi yang berjalan pada host yang berbeda
  2. protokol transport berjalan pada end systems
  3. Pengiriman file (file transfer). File Transfer Protokol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yg satu untuk dapat mengirim ataupun menerima file ke komputer jaringan. Karena masalah keamanan data, maka FTP seringkali memerlukan nama pengguna (username) dan password, meskipun banyak juga FTP yg dapat diakses melalui anonymous, lias tidak berpassword. (lihat RFC 959 untuk spesifikasi FTP)
  4. Remote login. Network terminal Protokol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer didalam suatu jaringan. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut.( lihat RFC 854 dan 855 untuk spesifikasi telnet lebih lanjut)
  5. Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem elektronik mail.
  6. Network File System (NFS). Pelayanan akses file-file jarak jauh yg memungkinkan klien-klien untuk mengakses file-file pada komputer jaringan jarak jauh walaupun file tersebut disimpan secara lokal. (lihat RFC 1001 dan 1002 untuk keterangan lebih lanjut)
  7. remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program didalam komputer yg berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yg terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu system komputer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yg berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yg dapat dijalankan dalam system komputer yg sama dan ada pula yg menggunakan “prosedure remote call system”, yg memungkinkan program untuk memanggil subroutine yg akan dijalankan di system komputer yg berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah “rsh” dan “rexec”)
  8. name servers. Nama database alamat yg digunakan pada internet (lihat RFC 822 dan 823 yg menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yg bertujuan untuk menentukan nama host di internet.)

Manajemen Koneksi TCP :

Pada saat Setup Koneksi

  1. Client mengirimkan kontrol TCP SYN ke server, dengan memberikan sequence number inisial.
  2. Server menerima TCP SYN, dan membalasnya dengan kontrol SYNACK.
    • ACK yang menyatakan telah menerima SYN.
    • Mengalokasikan buffer.
    • Menghasilkan sequence number untuk ke client.

Pada saat Menutup Koneksi

  1. Client mengirim kontrol TCP FIN ke server
  2. Server menerima FIN, dan membalas dengan ACK. Menutup koneksi dan mengirimkan FIN ke client.
  3. Client menerima FIN dan membalas ACK
    • Masuk pada masa menunggu balasan ACK terhadap dari server
  4. Server menerima ACK dan koneksi tertutup.

Header TCP

Ukuran dari header TCP adalah bervariasi, yang terdiri atas beberapa field yang ditunjukkan dalam gambar dan tabel berikut. Ukuran TCP header paling kecil (ketika tidak ada tambahan opsi TCP) adalah 20 byte. headerTCP-2

 

Port TCP

Port TCP mampu mengindikasikan sebuah lokasi tertentu untuk menyampaikan segmen-segmen TCP yang dikirimkan yang diidentifikasi dengan TCP Port Number. Nomor-nomor di bawah angka 1024 merupakan port yang umum digunakan dan ditetapkan oleh IANA (Internet Assigned Number Authority). Tabel berikut ini menyebutkan beberapa port TCP yang telah umum digunakan.
Port TCP merupakan hal yang berbeda dibandingkan dengan port UDP, meskipun mereka memiliki nomor port yang sama. Port TCP merepresentasikan satu sisi dari sebuah koneksi TCP untuk protokol lapisan aplikasi, sementara port UDP merepresentasikan sebuah antrean pesan UDP untuk protokol lapisan aplikasi. Selain itu, protokol lapisan aplikasi yang menggunakan port TCP dan port UDP dalam nomor yang sama juga tidak harus sama. Sebagai contoh protokol Extended Filename Server (EFS) menggunakan port TCP dengan nomor 520, dan protokol Routing Information Protocol (RIP) menggunakan port UDP juga dengan nomor 520. Jelas, dua protokol tersebut sangatlah berbeda! Karenanya, untuk menyebutkan sebuah nomor port, sebutkan juga jenis port yang digunakannya, karena hal tersebut mampu membingungkan (ambigu). PORTtcp-1

 

Aplikasi yang Menggunakan TCP

1. World Wide Web

Aplikasi ini pada prinsipnya mirip dengan aplikasi gopher, yakni penyediaan database yang dapat diakses tidak hanya berupa text, namun dapat berupa gambar/image, suara, video. penyajiannya pun dapat dilakukan secara live. Dengan demikian, jenis informasi yang dapat disediakan sangat banyak dan dapat dibuat dengan tampilan yang lebih menarik. Hal ini dimungkinkan karena Web menggunakan teknologi hypertext. Karena itu, protokol yang digunakan untuk aplikasi ini dikenal dengan nama Hypertext-transfer-protocol (HTTP).

 

2. Archie

Aplikasi FTP memungkinkan kita mentransfer file dari manapun di seluruh dunia. Hal itu dengan anggapan bahwa kita telah mengetahui lokasi di mana file yang kita cari berada. Namun jika kita belum mengetahui di mana file yang kita cari berada, kita memerlukan aplikasi untuk membantu kita mencari di mana file tersebut berada.
Cara kerja Archie dapat dijelaskan sebagai berikut. Server Archie secara berkala melakukan anonymous ftp ke sejumlah FTP Server dan mengambil informasi daftar seluruh file yang ada pada FTP Server tersebut. Daftar ini disusun berdasarkan letak file dalam direktori/sub direktori, sehingga mudah untuk menemukan file tersebut. File-file yang berisi daftar file tiap FTP Server ini merupakan database dari Archie Server. Jika ada query ke Archie Server yang menanyakan suatu file, server mencari dalam daftar tadi dan mengirimkan seluruh jawaban yang berkaitan dengan file tersebut. Informasi yang diberikan adalah alamat FTP Server yang memiliki file tersebut dan letak file tersebut dalam struktur direktori.

 

3. Wide Area Information Services (WAIS)

WAIS merupakan salah satu servis pada internet yang memungkinkan kita mencari melalaui materi yang terindeks dan menemukan dokumen/artikel berdasarkan isi artikel tersebut. Jadi pada dasarnya, WAIS memberikan layanan untuk mencari artikel yang berisi kata-kata kunci yang kita ajukan sebagai dasar pencarian.
Aplikasi WAIS biasanya berbasis text. Untuk membuat suatu dokumen dapat dicari melalaui WAIS Server, harus dibuat terlebih dahulu index dari dokumen tersebut. Setiap kata dalam dokumen tersebut diurut dan dihitung jumlahnya. Jika ada query dari client, index akan diperiksa dan hasilnya, yakni dokumen yang memiliki kata-kata tersebut ditampilkan. Karena kemungkinan ada banyak dokumen yang memiliki kata-kata yang kita ajukan, maka beberapa dokumen yang memiliki kata kunci tersebut diberi skor/nilai. Dokumen yang paling banyak mengandung kata-kata kunci akan mendapat skor tertinggi. Dengan demikian, user mendapatkan informasi kemungkinan terbesar dari bebarapa dokumen yang mengandung kumpulan kata yang diajukannya.

 

4. FAX di Internet

Mesin FAX sebagai pengirim dan penerima berita tertulis melalaui telepon saat ini hampir dimiliki oleh semua kantor. Melalaui gateway Internet FAX, pengiriman FAX dapat dilakukan melalaui e-mail. Gateway akan menerjemahkan pesan e-mail tersebut dan menghubungi mesin FAX tujuan melalui jalur telepon secara otomatis. Tentu saja, akses untuk ini terbatas (private).

 

2. UDP

Pengertian UDP

UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.

Karakteristik UDP

Karakteristik dari UDP antara lain, yaitu :
  1. Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
  2. Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.
  3. UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah protokol lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. HeaderUDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process Identification.
  4. UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-bit terhadap keseluruhan pesan UDP.

Kegunaan UDP:

UDP sering digunakan dalam beberapa tugas berikut:
  1. Protokol yang “ringan” (lightweight): Untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor, beberapa protokol lapisan aplikasi membutuhkan penggunaan protokol yang ringan yang dapat melakukan fungsi-fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan. Contoh dari protokol yang ringan adalah fungsi query nama dalam protokol lapisan aplikasi Domain Name System.
  2. Protokol lapisan aplikasi yang mengimplementasikan layanan keandalan: Jika protokol lapisan aplikasi menyediakan layanan transfer data yang andal, maka kebutuhan terhadap keandalan yang ditawarkan oleh TCP pun menjadi tidak ada. Contoh dari protokol seperti ini adalah Trivial File Transfer Protocol (TFTP) dan Network File System (NFS)
  3. Protokol yang tidak membutuhkan keandalan. Contoh protokol ini adalah protokol Routing Information Protocol (RIP).
  4. Transmisi broadcast: Karena UDP merupakan protokol yang tidak perlu membuat koneksi terlebih dahulu dengan sebuah host tertentu, maka transmisi broadcast pun dimungkinkan. Sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Hal ini kontras dengan protokol TCP yang hanya dapat mengirimkan transmisi one-to-one. Contoh: query nama dalam protokol NetBIOS Name Service.

Kelemahan UDP

  1. UDP tidak menyediakan mekanisme penyanggaan (buffering) dari data yang masuk ataupun data yang keluar. Tugas buffering merupakan tugas yang harus diimplementasikan oleh protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP.
  2. UDP tidak menyediakan mekanisme segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP. Karena itulah, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus mengirimkan data yang berukuran kecil (tidak lebih besar dari nilai Maximum Transfer Unit/MTU) yang dimiliki oleh sebuah antarmuka di mana data tersebut dikirim. Karena, jika ukuran paket data yang dikirim lebih besar dibandingkan nilai MTU, paket data yang dikirimkan bisa saja terpecah menjadi beberapa fragmen yang akhirnya tidak jadi terkirim dengan benar.
  3. UDP tidak menyediakan mekanisme flow-control, seperti yang dimiliki oleh TCP.

Header UDP

Header UDP diwujudkan sebagai sebuah header dengan 4 buah field memiliki ukuran yang tetap.

Port UDP

Seperti halnya TCP, UDP juga memiliki saluran untuk mengirimkan informasi antar host, yang disebut dengan UDP Port. Untuk menggunakan protokol UDP, sebuah aplikasi harus menyediakan alamat IP dan nomor UDP Port dari host yang dituju. Sebuah UDP port berfungsi sebagai sebuah multiplexed message queue, yang berarti bahwa UDP port tersebut dapat menerima beberapa pesan secara sekaligus. Setiap port diidentifikasi dengan nomor yang unik, seperti halnya TCP, tetapi meskipun begitu, UDP Port berbeda dengan TCP Port meskipun memiliki nomor port yang sama. Tabel di bawah ini mendaftarkan beberapa UDP port yang telah dikenal secara luas.

 

Kelemahan UDP

  1. UDP tidak menyediakan mekanisme penyanggaan (buffering) dari data yang masuk ataupun data yang keluar. Tugas buffering merupakan tugas yang harus diimplementasikan oleh protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP.
  2. UDP tidak menyediakan mekanisme segmentasi data yang besar ke dalam segmen-segmen data, seperti yang terjadi dalam protokol TCP. Karena itulah, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus mengirimkan data yang berukuran kecil (tidak lebih besar dari nilai Maximum Transfer Unit/MTU) yang dimiliki oleh sebuah antarmuka di mana data tersebut dikirim. Karena, jika ukuran paket data yang dikirim lebih besar dibandingkan nilai MTU, paket data yang dikirimkan bisa saja terpecah menjadi beberapa fragmen yang akhirnya tidak jadi terkirim dengan benar.
  3. UDP tidak menyediakan mekanisme flow-control, seperti yang dimiliki oleh TCP.

Aplikasi yang Menggunakan UDP:

Digunakan untuk multimedia streaming, yang sangat memberikan toleransi kehilangan segment cukup baik dan yang sangat tidak sensitive terhadap kerusakan atau kehilangan segment
Contoh protokol aplikasi yang menggunakan UDP :
  • DNS (Domain Name System) 53
  • SNMP, (Simple Network Management Protocol) 161, 162
  • TFTP (Trivial File Transfer Protocol) 69
  • SunRPC port 111.

3. Perbedaan TCP dan UDP

Berbeda dengan TCP, UDP merupakan connectionless dan tidak ada keandalan, windowing, serta fungsi untuk memastikan data diterima dengan benar. Namun, UDP juga menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, seperti transfer data dan multiplexing, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP.
UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Satu-satunya perbedaan adalah transport protocol yang digunakan, yaitu UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, tetapi diperbolehkan. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan nilai yang sama untuk nomor port TCP dan UDP.
UDP mempunyai keuntungan dibandingkan TCP dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Keuntungan UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini berarti, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat. Pada tabel, Anda dapat melihat fungsi yang dilakukan (atau tidak dilakukan) oleh UDP atau TCP.

 

Tabel Perbedaan TCP dan UDP

Dibawah ini merupakan tabel perbedaan TCP dan UDP :
No TCP UDP
1. Beroperasi berdasarkan konsep koneksi. Tidak berdasarkan konsep koneksi, jadi harus membuat kode sendiri.
2. Jaminan pengiriman-penerimaan data akan reliable dan teratur. Tidak ada jaminan bahwa pengiriman dan penerimaan data akan reliable dan teratur, sehingga paket data mungkin dapat kurang, terduplikat, atau bahkan tidak sampai sama sekali.
3. Secara otomatis memecah data ke dalam paket-paket. Pemecahan ke dalam paket-paket dan proses pengirimannya dilakukan secara manual.
4. Tidak akan mengirimkan data terlalu cepat sehingga memberikan jaminan koneksi internet dapat menanganinya. Harus membuat kepastian mengenai proses transfer data agar tidak terlalu cepat sehingga internet masih dapat menanganinya.
5. Mudah untuk digunakan, transfer paket data seperti menulis dan membaca file. Jika paket ada yang hilang, perlu dipikirkan di mana letak kesalahan yang terjadi dan mengirim ulang data yang diperlukan.

Secara garis besar perbedaan TCP dan UDP adalah :
No TCP UDP
1. Dapat diandalkan Jika sambungan terputus ketika mengrim sebuah pesan maka server akan meminta bagian yang hilang. Jadi tidak akan terjadi data yang korup ketika mentransfer sebuah data. Tidak dapat diandalkan Jika mengirimkan suatu pesan atau data, kita tidak akan tahu apakah sudah terkirim atau belum dan apakah sebagian dari pesan tersebut hilang atau tidak ketika proses pengiriman. Jadi akan ada kemungkinan terjadinya data yang korup.
2. Berurutan Ketika mengrimkan dua pesan secara berurutan / satu demi satu. TCP akan mengirimkannya secara berurutan. Tidak perlu khawatir data tiba dengan  urutan yang salah. Tidak berurutan Ketika mengrimkan dua pesan secara berurutan / satu demi satu. Tidak dapat dipastikan data mana yang akan datang terlebih dahulu.
3. Berorientasi sambungan (connection-oriented)Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination). Connectionless (tanpa koneksi)
Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.
4. Ringan (Heavyweight) Ketika tingkat level terendah dari TCP tercapai dalam urutan yang salah,permintaan pengiriman ulang data harus dikirm. dan bagian lainya harus dikembalikan semua. Sehingga membutuhkan proses untuk menyatukannya Ringan (Lightweight) Tidak ada permintaan pesan, tidak ada trak koneksi dan yang lainnya, hanya menjalankan dan melupakannya. Ini berarti itu jauh lebih cepat dan kartu jaringan / OS hanya melakukan sedikit pekerjaan untuk menerjemahkan kembali data dari paket.
5.
Streaming Data /paket dibaca sebagai satu alur data. tanpa mengetahui batas setiap data berakhir dan data yang lain mulai. Ada kemungkinan beberapa paket data dibaca per satu panggilan data. 
Datagrams Paket dikirim secara individu dan dijamin utuh ketika tiba. Satu paket dibaca per satu  panggilan.
5.
Contoh
World Wide Web (Apache TCP port 80), e-mail (SMTP TCP port 25 Postfix MTA), File Transfer Protocol (FTP port 21) and Secure Shell (OpenSSH port 22) etc.
Contoh
Domain Name System (DNS UDP port 53), streaming media applications such as IPTV or movies, Voice over IP (VoIP), Trivial File Transfer Protocol (TFTP) and online multiplayer games etc

Rujukan :



Sumber : irpantips4u.blogspot.com
Read more »