26 December 2013

Setting DVR ke internet menggunakan koneksi internet 3G

Setting DVR ke internet menggunakan koneksi internet 3G sebenarnya sama saja dengan settingan menggunakan koneksi internet speedy. Perbedaanya hanya pada konfigurasi koneksi provider 3G. Topologi yang pernah saya gunakan saat pengetesan adalah sbb (saya menggunakan sim card 3 dan flash telkomsel):
topologi 3G router

Hasil pengetesan:

    Pada DIR-412 terlihat DNS yang digunakan selalu berubah-ubah antara primary dan secondary. Otomatis isian DNS pada DVR harus mengikuti DNS. Kesulitan terjadi saat DNS primary berubah. Hal ini bisa diatasi dengan mengatur tipe IP Address pada DHCP, sedangkan di router diatur supaya IP Address DVR sudah di-reserved (istilahnya dibooking) walaupun router restart/mati, istilah ini disebut juga dengan DHCP reserved setiap router biasanya ada fitur ini.
    Provider sangat membatasi port yang akan kita gunakan. Kadangkala hari ini kita berhasil membukanya besok bisa ditutup, terutama provider 3. Hal ini mungkin untuk mencegah user membuat server (ya kaya video server ini). Berbeda dengan telkomsel flash rata-rata port yang kita buka selalu sukses, tapi juga kadang ada kalanya diblok (tidak stabil).

Sedangkan berdasarkan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi, karakteristik jaringan GPRS dan 3G adalah sebagai berikut (saya copas dari makalahnya):

    Koneksi  GPRS  sangat  dipengaruhi  oleh penggunaan  komunikasi  suara  yang  dilakukan pada  suatu  BTS.  Komunikasi  data  (gprs) dilakukan  dengan  kanal  yang  sama  dengan komunikasi  suara  (telfon)  akibatnya  akan  terjadi tumpang tindih.
    Komunikasi  suara  mendapatkan  prioritas  utama dalam  sebuah  koneksi  data.  Jadi  jika  komunikasi suara  sudah  mencapai  ambang  batas  maksimum BTS maka akses internet yang sed ang berlangsung akan  diputus  atau  tidak  mendapat  pasokan.
    Mengembang dan menciutnya jangkauan BTS Node-B karena naik/turunnya jumlah pemakai dalam suatu BTS yang dikenal sebagai  Cell Breathing.
    Apabila  jumlah  pemakai  meningkat  sampai melebihi  kapasitas  BTS,  maka  jangkauan  sinyal  3G dari BTS secara otomatis akan menyusut. Akibatnya
    akan  terjadi  blank  spot  di  tempat  yang  sebelumnya terjangkau oleh sinyal 3G tetapi letaknya paling jauh dari BTS.
    Apabila  jumlah  pemakai  menurun  lagi  menjadi sesuai dengan kapasitas BTS, maka jangkauan sinyal 3G  dari  BTS  secara  otomatis  akan  kembali mengembang  dan  kembali  menjangkau  wilayah yang lebih luas.

Solusi:
Supaya  mendapatkan  sinyal  3G  yang  stabil  maka ada beberapa upaya yang bisa dilakukan:

    Lakukan akses internet  dengan berada selalu dekat BTS.
    Gunakan  antena  penguat  atau  booster  sinyal supaya “terlihat” dekat oleh BTS.

Kesimpulan:
Koneksi internet menggunakan 3G sangat tergantung banyak faktor, terutama faktor pengguna pada satu BTS. Hal inilah yang tidak dapat dikontrol, karena seolah-olah kita sedang menggunakan jalur data secara bersama-sama. Berbeda dengan koneksi internet via kabel, jalur data benar-benar kita gunakan secara ekslusif. Berdasarkan paparan di atas tetap koneksi internet kabel lebih unggul dibanding dengan non kabel.

Mungkin ada pengalaman pembaca yang berbeda dengan paparan diatas. Silahkan dishare di kolom komentar.

Semoga bermanfaat.





Sumber : cctv-aspect.blogspot.com
Read more »

WAKIL BUPATI LAUNCHING LUMAJANG DIGITAL SOCIETY

[Lumajang.go.id] Wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M.Ag bersama General Manager Telkom Wilayah Jatim Selatan Timur (Pasuruan), Ir.H.Arya Satriananta, M.Sc melakukan soft launching Lumajang Digital Society (L-DISO), Kabid Pengembangan TI Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim, Ir. Djoko Purwono, MM, dan Manager Telkomsel Brands Jember, Ir. Arief Wicaksono, yang dilaksanakan bersama-sama dengan Grand Final LCCK KIM dan Ini Pohonku pada hari Selasa ( 17/12) di Pendopo Kabupaten Lumajang. Yang disaksikan oleh para anggota KIM se Kabupaten Lumajang, Youth Information Community ( YIC ) dan para Kepala Sekolah SLTA,SMKN, MA se Kab.Lumajanag serta PPID Pembantu SKPD se Kabupaten Lumajang.

Launching Lumajang Digital Society (L- DiSo) sekaligus menandai telah beroperasinya infrastruktur jaringan akses internet cepat yang dibangun Telkom dan beberapa aplikasi pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Arya. Menurutnya dukungan teknologi informasi sebagai salah satu faktor penggerak utama pertumbuhan ekonomi, harus segera mengikuti, sehingga teknologi informasi menjadi elemen penggerak percepatan roda perekonomian di Kabupaten Lumajang. Arya mengatakan, Lumajang memiliki kekayaan alam dan berbagai potensi baik pariwisata, kuliner, dan infrastruktur transportasi paling lengkap, menjadikan Lumajang siap menjadi kota maju dengan semangat kemandirian.

Arya menambahkan dari sisi akses, di Kabupaten Lumajang pihaknya telah menggelar akses internet cepat nirkabel wifi tak kurang dari 11 titik, yang nantinya akan disusul dengan 22 titik akses . Kedua jenis akses internet cepat ini akan terus dikembangkan dan diperbanyak menyesuaikan dengan pertumbuhan dan kebutuhan warganya. Dari sisi aplikasi pendukung, berbagai aplikasi pendukung telah dan sedang disiapkan seperti halnya IndiSchools, e-PBB dan e-Perkantoran Saat ini, sebagian besar UMKM masih berupa home industry yang mengandalkan pola distribusi secara konvensional, sehingga impact-nya belum terlalu besar dalam meningkatkan perekonomian. “Jika mereka menggunakan aplikasi IT untuk berbisnis, meskipun low cost, impact-nya bisa sangat besar”, tambah Arya. Sementara itu, jika dilihat dari besarnya potensi pariwisata Lumajang yang belum ter-expose secara maksimal. Dan sekaligus dalam launching telah dilaksanakan Tele Vidio Teleconference dengan Kecamatan Tempursari dan Kecamatan Yosowilangun, dimana selama ini beranggapan Kecamatan tempursari sulit untuk diakses dengan internet. Pada kesempatan ini Camat Tempursari mengucapkan terima kasih karena selama ini kecamatan ini dibilang sangat terbelakang atau sulit akses dengan internet. Dan pada kesempatan itu Ir. Djoko Purwono, Kabid Pengembangan TI Dinas Kominfo Prov. Jatim sangat mendukung sekali dengan adanya launching L-Diso ini , diharapkan kedepan kita selalu harus saling bekerja sama untuk memajukan daerahnya masing-masing. (humas-lmj)


Sumber : www.lumajang.go.id
Read more »