Port juga sangat berperan pada keamanan suatu jaringan komputer, dikarenakan port itu memiliki nomor dan fungsi tertentu yang unik, sehingga kadang menimbulkan celah dari segi keamanan jaringan. Contohnya pada Router, ada beberapa port yang memang di blok untuk alasan keamanan router dan jaringan komputer tadi.
Dengan adannya nomor dan jenis port yang unik tersebut, maka port akan dapat diidentifikasi jenis layanan atauun aplikasi yang berjalan pada jaringan atau sebuah TCP/IP.
Penomoran Port di kelompokkan menjadi 3 kelompok range:
- The Well Known Ports (System Ports) dimana penomorannya dimulai dari 0 sampai 1023.
Port dalam range ini, merupakan port yang telah ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA) dalam RFC 1060 untuk jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan. Biasanya layanan jaringan yang memakai port ini selalu sama. - The Registered Ports (User Ports) yang terdiri dari port 1024 sampai 49151.
Port ini adalah port yang telah didaftarkan ke IANA, oleh vendor-vendor komputer dan jaringan, dimana port ini diasumsikan untuk menjalankan aplikasi dari masing-masing vendor tersebut. Port jenis ini bersifat tidak permanen untuk satu jenis layanan, karena walaupun sudah didaftarkan oleh sebuah vendor untuk layanan jaringan/aplikasinya namun masih bisa digunakan oleh vendor lainnya dengan nomor yang sama. Lihat RFC 1700 untuk lebih detail penomoran port ini. - The Dynamic and/or Private Ports (Private or Ephemeral Ports)adalah port yang penomoran dimulaidari 49152 sampai 65535.
Port ini merupakan kumpulan port dari kebutuhan sistem operasi untuk memenuhi layanannya yang tidak ditetapkan IANA.
Sumber : Jamboaufa.net













0 komentar:
Post a Comment